Curug Orok Cikajang

Curug OrokPariwisata Garut ini emang jadi tujuan wisata lokal maupun luar daerah sebut saja Curug Orok. Tak bisa disangkal, Curug Orok memang curug yang paling beken di Kabupaten Garut. Curug ini bukan saja sering didatangi wisatawan lokal, namun juga sering jadi tujuan wisata para pelancong yang datang dari jauh, seperti dari Bandung dan Jakarta. Padahal, dulu curug ini sangat ditakuti karena diyakini menjadi hunian mahluk halus. Bahkan setelah curug ini dibuka untuk umum, seringkali ada pengunjung yang kesurupan.

Mengapa curug ini dinamai Curug Orok Ternyata ada sejarahnya. Konon pada suatu ketika di curug ini ditemukan seorang bayi yang masih merah yang dibuang orang tuanya setelah melahirkan. Kabarnya ibu sibayi merasa malu punya anak basil dari hubungan gelap. Bayi itu akhirnya terpaksa dibuang ke curug. Bayi dalam bahasa Sunda disebut ‘orok’. Karena disitu ditemukan seorang ‘orok’ maka masyarakat di sekitarnya menamai curug itu dengan sebutan Curug Orok.

Curug Orok lokasinya berada di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Garut. Letaknya sekitar 35 km dari Kota Garut dan dapat ditempuh melalui jalan raya Garut – Bungbulang. Kesan seram yang dulu pernah menyelimuti curug ini, kini sudah hilang sama sekali. Wisatawan dapat mengunjungi dan mandi bersuka ria di areal curug secara leluasa.

Keistimewaan curug ini bukan hanya karena ketinggian air terjunnya yang mencapai 20 meter, tetapi juga karena di sekitar curug mengalir yang air yang keluar dari sela-sela dinding bebatuan. Air yang bening tersebut, sebenarnya berasal dari aliran sungai bawah tanah yang menembus dinding batu. Disamping dapat menikmati keindahan curug, pengunjung juga bisa menikmati udara segar di sekitarnya. Terutama karena di sekitar air terjun ini terhampar perkebunan teh Papandayan yang menghijau. Untuk bisa sampai ke Curug Orok, pengunjung bisa menggunakan Curug pengunjung kendaraan roda empat atau dua dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Kota Garut. Namun untuk sampai ke air terjun, pengunjung terlebih dahulu harus menuruni sengkedan dari tembok yang panjangnya sekitar 100 meter.

Short URL: http://suara.garutonline.com/?p=816

Leave a Reply

Space Kosong

Search Archive

Search by Date
Search by Category
Search with Google

Iklan 120×200

Copyright 2012-2013 Garut Online Communication Hosted by : Hosting Garut Online