Dodol Garut

Dodol GarutDodol Garut memang banyak ragamnya dan pembuatannya menjadi tradisi di beberapa daerah. Misalnya ada dodol Betawi, dodol Cina, dodol nanas Subang, dan ada pula dodol Garut. Namun dibandingkan dengan dodo]-dodol lain, mungkin dodol Garut paling banyak dikenal saat ini. Bukan hanya di Garut, tetapi di tingkat nasional pun dodol ini sudah diketahui sebagai makanan khas dari Garut. Belakangan, dodol Garut juga diekspor ke mancanegara.

Seperti dodol-dodol lainnya, dodol Garut awalnya merupakan makanan tradisional yang dibuat dalam industri rumahan. Oleh karena itu, sangat sulit untuk meneliti siapa yang pertama kali membuat jenis dodol ini. Yang jelas dodol Garut sudah dikenal sejak zaman Belanda. Zaman itu, banyak noni-noni Belanda yang pandai membuat dodol, baik untuk makanan sendiri di rumah maupun untuk dijual. Seiring perkembangan zaman, dodol Garut kini diproduksi secara modern. Salah satu jenis dodol Garut yang sangat dikenal adalah dodol merk Picnic. Dodol Picnic diproduksi secara modern oleh PT Herlina Cipta Pratama di sebuah pabrik yang cukup besar di Jl. Pasundan Garut. Dodol ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi sebagian diekspor ke mancanegara.

Dodol Garut dan Jeruk Garut merupakan salah satu komoditas yang telah mampu mengangkat citra Kabupaten Garut sebagai penghasil Dodol yang berkualitas tinggi dan beraneka ragam jenis Dodol yang diproduksi. Dodol Garut ini dikenal luas karena rasanya yang khas dan kelenturan yang berbeda dari produk yang sejenis dari daerah lain.

Industri ini berkembang sejak tahun 1926, oleh seorang pengusaha yang bernama Ibu Karsinah dengan proses pembuatan yang sangat sederhana dan terus berkembang hingga saat ini, hal ini disebabkan karena :

  1. Memiliki cita rasa yang berbeda dan mampu bersaing dengan jenis dodol yang berasal dari daerah lain;
  2. Harganya terjangkau dan merupakan makanan yang sangat digemari oleh masyarakat;
  3. Proses pembuatannya sangat sederhana dan bahan bakunya mudah diperoleh;
  4. Tidak menggunakan bahan pengawet dan tambahan bahan makanan yang bersifat sintetis;
  5. Memiliki daya tahan cukup lama ( 3 bulan).

Komoditi ini mudah dikembangkan dengan memodifikasi bahan baku utamanya yaitu dengan memanfaatkan bahan lain buah waluh, kentang, kacang, pepaya, nenas, sirsak dan lain-lain. Dekranasda juga membantu pemasaran melalui pameran-pameran, perbaikan kualitas produk maupun perbaikan desain kemasan melalui pelatihan-pelatihan.

Sejatinya dodol Garut banyak ragamnya. Ada dodol ketan, dodol kacang, dodol buah-buahan, ada pula angleng. Jika kita berkunjung ke toko-toko penjual oleh-oleh khas Garut, akan kita temui berbagai ragam dodol Garut dalam kemasan yang berbeda. Jika dodol ketan dan buah – buahan dibungkus dengan kertas minyak atau plastik, dodol kacang dan angleng biasanya dibungkus dengan daun jagung kering.

Dari berbagai sumber.

Short URL: http://suara.garutonline.com/?p=567

1 Comment for “Dodol Garut”

  1. […] tak hanya terkenal dengan dodol garut, namun sentra industri jaket kulit sukaregang pun t idak kalah bergengsi. Tidak perlu repot-repot […]

Leave a Reply

Space Kosong

Search Archive

Search by Date
Search by Category
Search with Google

Iklan 120×200

Copyright 2012-2013 Garut Online Communication Hosted by : Hosting Garut Online